Visit us on Google+ AgaricPro;/a> | Info AgaricPro | Testimoni AgaricPro
Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Klik di Syarat & ketentuan

Penyebab penyakit asma

Penyebab penyakit asma

Penyebab penyakit asma,- Asma disebabkan oleh interaksi lingkungan dan genetika yang merupakan kombinasi yang rumit dan belum sepenuhnya dimengerti. Semua faktor ini memengaruhi baik tingkat keparahan dan juga respons terhadap terapi. Adanya peningkatan laju penderita asma belakangan ini disebabkan oleh perubahan faktor epigenetik (terwariskan selain adanya hubungan dengan urutan DNA) dan lingkungan hidup yang berubah. 


baca juga: Obat Asma

Lingkungan                                                              

Penyebab penyakit asma yang pertama yaitu dari faktor lingkungan, Berbagai faktor lingkungan yang dihubungkan dengan timbulnya asma dan eksaserbasi asma yaitu: alergen, polusi udara, dan senyawa kimiawi lingkungan lainnya. Merokok selama masa kehamilan dan setelah melahirkan dihubungkan dengan risiko yang lebih besar untuk gejala mirip asma. kualitas udara buruk, dari polusi kendaraan atau kadar ozon yang tinggi, selalu dihubungkan dengan timbulnya asma dan peningkatan keparahannnya. Pajanan terhadap uap senyawa organik dalam ruangan dapat memicu asma; pajanan formaldehida, misalnya, menunjukkan hubungan yang positif. Selain itu, ftalat pada PVC juga dihubungkan dengan asma pada anak-anak dan dewasa sebagai sumber pajanan terhadap konsentrasi endotoksin tinggi.
Asma dihubungkan dengan pajanan terhadap alergen dalam ruangan. Alergen dalam ruangan yang umum diantaranya adalah: tungau debu, kecoa, ketombe hewan, dan jamur. Berbagai upaya untuk mengurangi tungau debu ternyata tidak efektif. Infeksi virus tertentu pada saluran nafas dapat meningkatkan risiko timbulnya asma apabila terjadi saat masih anak-anak seperti misalnya: respiratory syncytial virus dan rinovirus. Akan tetapi beberapa jenis infeksi lain dapat menurunkan risiko.

Hipotesis kebersihan                                              

Penyebab penyakit asma yang kedua yaitu kebersihan, Hipotesis kebersihan adalah suatu teori yang mencoba untuk menjelaskan kenaikan laju penderita asma di seluruh dunia sebagai hasil langsung dan tidak terduga dari berkurangnya pajanan terhadap bakteri dan virus non-infeksi selama masa kanak-kanak. Hal ini telah diungkapkan bahwa berkurangnya pajanan terhadap bakteri dan virus, sebagian, disebabkan oleh meningkatnya tingkat kebersihan dan jumlah keluarga pada masyarakat modern. Bukti yang mendukung hipotesis kebersihan ini diantaranya adalah rendahnya penderita asma di tanah pertanian dan rumah tangga yang memiliki hewan peliharaan.
Penggunaan antibiotik pada usia dini juga dihubungkan dengan timbulnya asma.Juga, proses melahirkan melalui bedah sesar juga diasosiasikan dengan meningkatnya risiko asma (diperkirakan antara 20–80%)—peningkatan risiko ini dihubungkan dengan berkurangnya koloni bakteri sehat yang seharusnya didapatkan bayi yang lahir melalui saluran kelahiran. Dapat dilihat adanya keterkaitan antara asma dan tingkat kemakmuran.
baca juga: Obat Asma

Genetika                                                                  

Penyebab penyakit asma yang ketiga yaitu dari faktor genetika atau keturunan. CD14-interaksi endotoksin berdasarkan pada CD14 SNP C-159T
Tingkat endotoksin Genotip CC Genotip TT
Pajanan tinggi Risiko rendah Risiko tinggi
Pajanan rendah Risiko tinggi Risiko rendah
Sejarah keluarga merupakan faktor risiko asma yang melibatkan berbagai gen. Bila salah satu dari kembar identik mengidap asma, probabilitas dari pasangan kembarnya menderita penyakit ini sekitar 25%. Pada akhir tahun 2005, 25 gen telah diasosiasikan dengan asma pada enam atau lebih populasi terpisah diantaranya:GSTM1, IL10,CTLA-4, SPINK5,LTC4S, IL4R and ADAM33. Kebanyakan dari gen ini berhubungan dengan sistem imun atau modulasi proses peradangan. Walaupun sudah sering dilakukan penelitian yang mendukung daftar gen ini, hasil yang diperoleh belum konsisten dengan semua populasi yang diuji. Pada tahun 2006 terdapat lebih dari 100 gen yang dihubungkan dengan asma hanya pada satu penelitian asosiasi genetika saja; masih banyak yang ditemukan pada penelitian lain.
Sejumlah varian genetika hanya akan menyebabkan asma bila berkombinasi dengan pajanan lingkungan tertentu. sebagai contoh adalah polimorfisme nukleotida tunggal spesifik dalam wilayah CD14 dan pajanan terhadap endotoksin (suatu produk bakteri). Pajanan endotoksin dapat berasal dari berbagai sumber lingkungan termasuk di dalamnya asap tembakau, anjing dan tanah pertanian. Risiko terhadap asma, selanjutnya, ditentukan baik berdasarkan genetika orang tersebut dan juga tingkat pajanan endotoksin.

Kondisi medis                                                          

Penyebab penyakit asma yang selanjutnya yaitu kondisi medis, Suatu keadaan tiga serangkai yang terdiri dari eksim atopik, rinitis alergi dan asma disebut sebagai atopi. Faktor risiko paling kuat yang menyebabkan timbulnya asma adalah riwayat penyakit atopik; munculnya asma pada laju yang lebih besar pada mereka yang menderita eksim atau demam hay. Asma juga dihubungkan dengan Churg–Strauss syndrome, suatu penyakit autoimun dan vaskulitis. Seseorang dengan tipe urtikaria tertentu juga dapat mengalami gejala asma.
Terdapat korelasi antara obesitas dan risiko asma karena keduanya menunjukkan kenaikan beberapa tahun belakangan ini Beberapa faktor yang mungkin memainkan peranan penting diantaranya adalah menurunnya fungsi pernapasan karena adanya timbunan lemak dan pada kenyataannya jaringan lemak dapat menimbulkan peradangan.
Berbagai obat yang mengandung penyekat beta seperti misalnya propranolol dapat memicu asma pada seseorang yang rentan.Penyekat beta kardioselektif, bagaimanapun, tampaknya aman diberikan pada penderita dengan penyakit asma yang ringan atau sedang. Pengobatan lain yang dapat menyebabkan masalah adalah ASA, OAINS, dan inhibitor enzim pengubah angiotensin  

Serangan asma                                                       

Beberapa individu akan menderita asma tanpa gejala/stabil selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dan kemudian secara mendadak dalam perjalanannya berkembang menjadi episode asma akut. Individu yang berbeda akan bereaksi berbeda pula terhadap berbagai faktor. Pada sebagian besar individu dapat terjadi peningkatan intensitas gejala suatu penyakit yang berat akibat dari sejumlahpemicu. .

Ada banyak faktor di rumah yang dapat menjadi penyebab munculnya serangan asma asma yang meliputi debu, binatang ketombe(terutama rambut kucing dan anjing), kecoa alergen dan jamur. parfum merupakan penyebab serangan asma yang paling umum pada wanita dan anak-anak. infeksi viral dan bakteri s pada saluran pernapasan atas, keduanya dapat memperburuk penyakit ini. Faktor psikologi seperti stress dapat memperburuk gejalanya— Diperkirakan stres dapat mengubah sistem imunitas dan selanjutnya meningkatkan reaksi peradangan saluran napas sebagai respons terhadap alergen dan iritan.

baca juga artikel yang berkaitan dengan Penyebab Penyakit Asma berikut ini :

  • Obat herbal asma
  • Obat herbal penyakit asma
  • 15 hal tentang penyakit asma
  • Makanan sehat untuk penderita asma
  • Mengenal penyakit Asma bronkial dan pengobatannya
  • Obat herbal asma alergi
  • Solusi Pengobatan herbal penyakit asma
  • Obat Herbal Multi khasiat
  • Pusat Obat Herbal

Penyebab penyakit asma

pemesanan produk Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Klik di Syarat & ketentuan

Terima kasih telah membaca artikel tentang Penyebab penyakit asma di blog AgaricPro | Solusi Masalah Kesehatan Anda. Bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

AgaricPro;/a> | Info AgaricPro | Testimoni AgaricPro