Visit us on Google+ AgaricPro;/a> | Info AgaricPro | Testimoni AgaricPro
Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Klik di Syarat & ketentuan

Mengenal Penyakit Asma Bronkial dan Pengobatannya

Mengenal Penyakit Asma Bronkial dan Pengobatannya

Mengenal Penyakit Asma Bronkial dan pengobatannya ,- Asma adalah satu
diantara beberapa penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara total. Kesembuhan dari satu serangan asma tidak menjamin dalam waktu dekat akan terbebas dari ancaman serangan berikutnya. Apalagi bila karena pekerjaan dan lingkungannya serta faktor ekonomi, penderita harus selalu berhadapan dengan faktor alergen yang menjadi penyebab serangan. Biaya pengobatan simptomatik pada waktu serangan mungkin bisa diatasi oleh penderita atau keluarganya, tetapi pengobatan profilaksis yang memerlukan waktu lebih lama, sering menjadi problem tersendiri.
Dalam tiga puluh tahun terakhir terjadi peningkatan prevalensi (kekerapan penyakit) Penyakit Asma Bronkial terutama di negara-negara maju. Kenaikan prevalensi asma di Asia seperti Singapura, Taiwan, Jepang, atau Korea Selatan juga mencolok. Kasus asma meningkat insidennya secara dramatis selama lebih dari lima belas tahun, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Beban global untuk penyakit ini semakin meningkat. Dampak buruk asma meliputi penurunan kualitas hidup, produktivitas yang menurun, ketidakhadiran di sekolah, peningkatan biaya kesehatan, risiko perawatan di rumah sakit dan bahkan kematian. (Muchid dkk,2007)
baca juga: Obat Asma
mengenal penyakit asma bronkial dan pengobatannya
Penyakit Asma Bronkial merupakan sepuluh besar penyebab kesakitan dan kematian di Indonesia, hal ini tergambar dari data studi survei kesehatan rumah tangga (SKRT) di berbagai propinsi di Indonesia. Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1986 menunjukkan asma menduduki urutan ke-5 dari 10 penyebab kesakitan (morbiditas) bersama-sama dengan bronkitis kronik dan emfisema. Pada SKRT 1992, asma, bronkitis kronik dan emfisema sebagai penyebab kematian ke- 4 di Indonesia atau sebesar 5,6 %. Tahun 1995, prevalensi asma di seluruh Indonesia sebesar 13/1000, dibandingkan bronkitis kronik 11/1000 dan obstruksi paru 2/1000. Studi pada anak usia SLTP di Semarang dengan menggunakan kuesioner International Study of Asthma and Allergies in Childhood (ISAAC), didapatkan prevalensi asma (gejala asma 12 bulan terakhir/recent asthma) 6,2 % yang 64 % diantaranya mempunyai gejala klasik.
Penyakit Asma Bronkial  di masyarakat sering disebut sebagai bengek, asma, mengi, ampek, sasak angok, dan berbagai istilah lokal lainnya. Penyakit Asma Bronkial merupakan suatu penyakit gangguan jalan nafas obstruktif intermiten yang bersifat reversibel, ditandai dengan adanya periode bronkospasme, peningkatan respon trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan yang menyebabkan penyempitan jalan nafas.
Dari definisi di atas, maka dapat diambil poin penting mengenai asma, yaitu :
penyakit Asma Bronkiale merupakan penyakit gangguan jalan nafas
-  Ditandai dengan hipersensitifitas bronkus dan bronkokostriksi
-  Diakibatkan oleh proses inflamasi kronik
-  Bersifat reversibel
Status asmatikus adalah keadaan darurat medik paru berupa serangan penyakit Asma Bronkial yang berat atau bertambah berat yang bersifat refrakter sementara terhadap pengobatan yang lazim diberikan. Refrakter adalah tidak adanya perbaikan atau perbaikan yang sifatnya hanya singkat, dengan pengamatan 1-2 jam.
Gambaran klinis Status Asma tikus :
  • Penderita tampak sakit berat dan sianosis.
  • Sesak nafas, bicara terputus-putus.
  • Banyak berkeringat, bila kulit kering menunjukkan kegawatan sebab
penderita sudah jatuh dalam dehidrasi berat.
  • Pada keadaan awal kesadaran penderita mungkin masih cukup baik, tetapi lambat laun dapat memburuk yang diawali dengan rasa cemas, gelisah kemudian jatuh ke dalam koma.
  1. Etiologi
      Ada beberapa hal yang merupakan faktor predisposisi dan presipitasi timbulnya serangan penyakit Asma Bronkial .
  1. Faktor predisposisi
  2. Genetik
Dimana yang diturunkan adalah bakat alerginya, meskipun belum diketahui bagaimana cara penurunannya yang jelas. Penderita dengan penyakit alerg biasanya mempunyai keluarga dekat juga menderita penyakit alergi. Karena adanya bakat alergi ini, penderita sangat mudah terkena penyakit asma bronkhial jika terpapar dengan foktor pencetus. Selain itu hipersentifisitas saluran pernafasannya juga bisa diturunkan.
  1. Faktor presipitasi
  2. Alergen
Dimana alergen dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :
  1. Inhalan, yang masuk melalui saluran pernapasan
ex: debu, bulu binatang, serbuk bunga, spora jamur, bakteri dan polusi
  1. Ingestan, yang masuk melalui mulut
ex: makanan dan obat-obatan
  1. Kontaktan, yang masuk melalui kontak dengan kulit
ex: perhiasan, logam dan jam tangan
  1. Perubahan cuaca
      Cuaca lembab dan hawa pegunungan yang dingin sering mempengaruhi asma. Atmosfir yang mendadak dingin merupakan faktor pemicu terjadinya serangan asma bronkial. Kadang-kadang serangan berhubungan dengan musim, seperti: musim hujan, musim kemarau, musim bunga. Hal ini berhubungan dengan arah angin serbuk bunga dan debu.
  1. Stress
Stress/ gangguan emosi dapat menjadi pencetus serangan asma bronkial, selain itu juga bisa memperberat serangan asma yang sudah ada. Disamping gejala asma yang timbul harus segera diobati penderita asma yang mengalami stress/gangguanemosi perlu diberi nasehat untuk menyelesaikan masalah pribadinya. Karena jika stressnya belum diatasi maka gejala asmanya belum bisa diobati.
  1. Lingkungan kerja
      Mempunyai hubungan langsung dengan sebab terjadinya serangan asma. Hal ini berkaitan dengan dimana dia bekerja. Misalnya orang yang bekerja di laboratorium hewan, industri tekstil, pabrik asbes, polisi lalu lintas. Gejala ini membaik pada waktu libur atau cuti.
  1. Olah raga/ aktifitas jasmani yang berat
      Sebagian besar penderita asma akan mendapat serangan jika melakukan aktifitas jasmani atau aloh raga yang berat. Lari cepat paling mudah menimbulkan serangan penyakit Asma Bronkial. Serangan penyakit Asma Bronkial karena aktifitas biasanya terjadi segera setelah selesai aktifitas tersebut.
Untuk Pengobatan Penyakit Asma Bronkial, kami sudah menyiapkan 1 produk yang sangat luar biasa, yaitu :
obat herbal penyakit asma bronkial
Obat Herbal Agaric Pro merupakan produk Herbal Madu terfermentasi yang multikompleks khasiatnya karena merupakan kombinasi / campuran dari berbagai tumbuhan herbal berkhasiat asli Indonesia seperti: Madu Fermentasi, Ekstrak Jamur Agaricus Blazei Murill, Propolis, Ekstrak Manggis, Ekstrak Kelopak Bunga Rosella, Ekstrak Sarang Semut, Gula Aren. Dari kombinasi tumbuhan herbal tersebut Produk Herbal AgaricPro mampu menghasilkan mikroba positif yang bekerja untuk merawat dan menjaga kesehatan tubuh.
baca juga: Obat Asma 

baca juga artikel yang berkaitan dengan Mengenal Penyakit Asma Bronkial dan Pengobatannya :

  1. obat asma alergi
  2. obat herbal penyakit asma
  3. obat herbal ampuh mengobati penyakit asma
  4. obat tradisional penyakit asma pada anak
  5. obat tradisional paling ampuh untuk asma 
  6. obat herbal penyakit asma paling ampuh
  7. 15 hal yang harus kita ketahui tentang penyakit asma

Mengenal Penyakit Asma Bronkial dan pengobatannya

pemesanan produk Mau dikirim barang terlebih dahulu? Silahkan Klik di Syarat & ketentuan

Terima kasih telah membaca artikel tentang Mengenal Penyakit Asma Bronkial dan Pengobatannya di blog AgaricPro | Solusi Masalah Kesehatan Anda. Bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

AgaricPro;/a> | Info AgaricPro | Testimoni AgaricPro